FILSAFAT PENDIDIKAN ANAK USIA DINI PERSPEKTIF AL-GHAZALI
DOI:
https://doi.org/10.61624/japi.v4i2.152Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep pendidikan anak usia dini berdasarkan pemikiran Al-Ghazali yang menekankan pembinaan akhlak dan agama sebagai tujuan utama pendidikan, dengan fokus pada pembentukan akhlak dan penyucian jiwa untuk mendekatkan diri kepada Allah (taqarrub ilallah). Permasalahan yang dirumuskan dalam penelitian ini antara lain adalah relevansi pemikiran Al-Ghazali dengan pendidikan anak usia dini khususnya dalam konteks nilai-nilai Islam yang bersumber dari Al-Qur'an dan As-Sunnah. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analisis berdasarkan studi kepustakaan, yang memanfaatkan sumber-sumber kepustakaan primer seperti kitab Ihya Ulumuddin dan karya Al-Ghazali lainnya. Data dianalisis menggunakan teknik analisis isi untuk menggali makna mendalam terkait konsep pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Al-Ghazali memandang pendidikan sebagai sarana untuk mengembangkan potensi jasmani dan rohani anak yang lahir dalam keadaan fitrah. Pendidikan moral-spiritual merupakan landasan utama yang ditopang oleh perkembangan jasmani, intelektual, dan sosial yang seimbang. Al-Ghazali menekankan pentingnya peran orang tua, penggunaan metode pembelajaran berdasarkan tahap perkembangan anak, dan keseimbangan antara keteladanan dan pengajaran. Pemikiran Al-Ghazali relevan dengan pendidikan modern yang bertujuan untuk membentuk individu yang beriman, bertakwa dan mampu menghadapi kehidupan, baik duniawi maupun spiritual.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Helmy Hidayatulloh

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.







