PERAN GLOBALISASI DALAM SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM DI INDONESIA PADA MASA KEKINIAN

Penulis

  • Aminudin STAI Babunnajah Pandeglang

DOI:

https://doi.org/10.61624/japi.v3i2.66

Kata Kunci:

Kata kunci : Perkembangan, Sejarah Kebudayaan Islam

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menggali dan menganalisis perkembangan sejarah kebudayaan Islam di Indonesia pada masa kekinian. Fokus utama penelitian ini adalah mengidentifikasi transformasi budaya Islam, peran Islam dalam kehidupan sehari-hari, dan dampak globalisasi terhadap keberlanjutan kebudayaan Islam di Indonesia. Metode penelitian ini melibatkan analisis dokumen sejarah, wawancara dengan tokoh-tokoh budaya, serta observasi terhadap praktik keagamaan dan kebudayaan yang terkait dengan Islam.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebudayaan Islam di Indonesia pada masa kekinian mengalami dinamika yang kompleks. Globalisasi membawa pengaruh baru dalam bentuk teknologi, media sosial, dan gaya hidup, yang secara signifikan memengaruhi cara masyarakat Indonesia memahami dan menjalankan kebudayaan Islam. Di satu sisi, terjadi perubahan positif dalam interpretasi agama dan adaptasi terhadap nilai-nilai lokal. Namun, di sisi lain, terdapat tantangan seperti kemunduran moral, konflik interpretasi, dan hilangnya identitas budaya lokal dalam arus global.

Dalam konteks ini, penelitian ini juga menyoroti peran penting pendidikan dalam mengembangkan pemahaman yang benar tentang kebudayaan Islam, sekaligus memfasilitasi dialog antar-generasi untuk menjaga keberlanjutan nilai-nilai budaya. Penelitian ini memberikan wawasan yang mendalam tentang kompleksitas dinamika kebudayaan Islam di Indonesia pada masa kekinian, yang dapat menjadi dasar bagi kebijakan publik, lembaga pendidikan, dan masyarakat dalam membangun harmoni dan keberagaman dalam masyarakat.

 

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Unduhan

Diterbitkan

2023-10-01

Cara Mengutip

Aminudin. (2023). PERAN GLOBALISASI DALAM SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM DI INDONESIA PADA MASA KEKINIAN. Ta’dibiya, 3(2), 100–110. https://doi.org/10.61624/japi.v3i2.66