PENINGKATAN KEMAMPUAN BERBAHASA ANAK USIA DINI MELALUI METODE BERMAIN PERAN
(Studi Penelitian di PAUD Tunas Taqwa Winong Mancak Serang)
DOI:
https://doi.org/10.61624/japi.v5i1.164Kata Kunci:
kemampuan berbahasa, anak usia dini, bermain peran.Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas metode bermain peran dalam meningkatkan kemampuan berbahasa anak usia dini di PAUD Tunas Taqwa Cilegon. Kemampuan berbahasa merupakan aspek penting dalam perkembangan anak usia dini yang perlu ditumbuhkan melalui pendekatan yang menyenangkan dan sesuai dengan karakteristik perkembangan anak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan dua siklus, masing-masing terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah anak usia 4–5 tahun yang berjumlah 15 orang.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode bermain peran dapat meningkatkan kemampuan berbahasa anak, baik dari segi kemampuan menyimak, berbicara, maupun mengekspresikan ide secara lisan. Peningkatan tersebut terlihat dari hasil observasi dan penilaian pada setiap siklus yang menunjukkan adanya perkembangan signifikan dalam penggunaan kosakata, keberanian berbicara, serta keterlibatan anak dalam aktivitas bermain peran. Dengan demikian, metode bermain peran terbukti menjadi pendekatan yang efektif dan menyenangkan dalam mengembangkan kemampuan berbahasa anak usia dini.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Mustofa, Uun Kurnaesih, Yuli Susanti

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.







