ANALISIS KURIKULUM 2013 DENGAN KURIKULUM MERDEKA DI MADRASAH IBTIDAIYAH
DOI:
https://doi.org/10.61624/japi.v4i1.68Kata Kunci:
Perbandingan, kurikulum, pendidikanAbstrak
Studi ini membahas tentang perbedaan antara kurikulum 2013 dengan kurikulum merdeka di Madrasah Ibtidaiyah. Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan perubahan yang terjadi pada kurikulum, sehingga akan terlihat perbedaan dari kurikulum 2013 dan kurikulum merdeka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data seperti wawancara, observasi dan menganalisis dokumen untuk mendapatkan informasi yang mendalam. Selain itu peneliti juga menggunakan studi pustaka dari beberapa buku. Kurikulum dan pembelajaran, merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Kurikululm tidak akan bermakna manakala tidak di implementasikan dalam bentuk pembalajaran. Kurikulum adalah rencana dan susunan program pembelajaran yang mencakup materi, metode pengajaran, serta evaluasi hasil belajar untuk mencapai tujuan pendidikan. Kurikulum yang digunakan saat ini adalah kurikulum merdeka. Namun kurikulum merdeka ini belum sepenuhnya digunakan di instansi madrasah karena masih dalam tahap peralihan dari kurikulum seblaumnya yaitu kurikulum 2013 atau yang sering disebut K-13. Hasil analisis ini mengungkapkan adanya perbedaan yang signifikan dari kurikulum 2013 dengan kurikulum merdeka. Baik dari segi pembuatan perangkat pembalajaran, metode pembalajaran, hingga evaluasi. Diharapkan dari perbedaan kurikulum ini bisa membawa dampak positif yang akan menggebrak dunia pendidikan di Indonesia ini. Dampak pada peserta didik dari penerapan kurikulum 2013 mungkin lebih memiliki dampak tertentu pada keterlibatan peserta didik dan memotifasi peserta didik. Sedangkan pada kurikulum merdeka berdampak pada tingkat keterlibatan peserta melalui pendekatan pembelajaran yang berbeda. Hal ini diperkuat dengan temuan dilapangan yaitu di Madrasah Ibtidaiyah Darul Huda Leuwipapan, bahwa peserta didik lebih aktif dan kreatif dengan mulai diberlakukannya kurikulum merdeka. Walaupun kurikulum ini masih belum merata di satuan lembaga pendidikan dan belum seratus persen optimal.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Eneng Hodijah, Suci Haerunnisa, Novita Dewi, Asifa Fahriana, Asep Budi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.







